Jombang - Senin, 25 April 2026 Agenda Takhtiman Dan Tasyakuran Menjadi tempat para Siswa Mengalah barokah para masyayikh, dalam kesempatan ini, Apresiasi dan wejangan mendalam juga datang dari Kepala Madrasah Ibtidaiyah Bahrul Ulum, Bapak H. Iqbal Firdaus, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat sekaligus kilas balik perjuangan para siswa yang tidak mudah selama menempuh pendidikan dasar di madrasah ini
"Setelah kurang lebih 6 tahun, akhirnya hari ini mereka purna dan wisuda. Momentum ini adalah wadah untuk ngalap barokah (mengharap berkah) ke seluruh masyayikh Tambakberas, semoga senantiasa diberkahi ilmunya," ujar Bapak Iqbal mengawali sambutan.
Sistem Seleksi Ketat demi Mutu Lulusan
Di hadapan para wali murid, Kepala Madrasah menekankan bahwa keberhasilan para wisudawan hari ini merupakan buah dari perjuangan yang panjang dan penuh dinamika. Beliau mengingatkan bahwa proses belajar di MI Bahrul Ulum menerapkan standar akademis dan kedisiplinan yang tinggi
"Bapak/Ibu, perjuangan mereka—putra-putri panjenengan— niki, baik yang mulai dari kelas 1, atau mungkin ada yang masuk di kelas 2, bisa juga kelas 3, niku tidak mudah," jelas beliau.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan salah satu keunggulan serta karakteristik utama madrasah ini yang terletak pada konsistensi sistem pembelajarannya. MI Bahrul Ulum secara konsisten tetap menerapkan seleksi kenaikan kelas secara ketat.
"Di sekolah ini, seleksi naik dan tidak naik juga sudah mereka lalui. Sistem ini tetap dipertahankan guna menetapkan dan menjaga kualitas alumni MI Bahrul Ulum. Ini adalah sistem yang kuat, yang mungkin menjadi satu-satunya dari sekian banyak MI sederajat yang ada di jenjangnya," tegas Bapak Iqbal.
Imbauan Melanjutkan Jalur Linier di Bahrul Ulum
Selaras dengan arahan Ketua Majelis Pengasuh, KH. Hasib Abdul Wahab, Kepala Madrasah juga menyarankan agar para lulusan tidak memutus mata rantai sanad keilmuan Tambakberas. Beliau mendorong wali murid untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya ke jenjang yang masih berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Secara khusus, beliau menyebutkan salah satu lembaga yang memiliki keterikatan kurikulum yang kuat. "Kami menyarankan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang sama-sama dalam naungan Bahrul Ulum. Misalnya ke Madrasah Mu'allimin Mu'allimat Bahrul Ulum (MMA), yang merupakan sekolah linier dengan MI Bahrul Ulum hingga tingkat Aliyah nanti," tuturnya.
Pesan Moral: Jaga Silaturahmi, Sowan, dan Permohonan Maaf Madrasah
Di penghujung sambutan, suasana haru terasa saat Bapak Iqbal memberikan pesan moral penutup kepada seluruh siswa-siswi yang diwisuda. Beliau mengingatkan bahwa kunci keberkahan ilmu di pesantren salah satunya terletak pada takzim kepada guru
"Jangan sampai lupa untuk selalu menjaga silaturahim kepada para guru. Tetaplah sowan, karena barokahnya sangat besar untuk masa depan kalian," pesannya dengan penuh penekanan.
Mewakili seluruh jajaran dewan guru dan staf akademika, beliau juga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas segala kekhilafan dan kekurangan yang mungkin terjadi selama proses belajar mengajar
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan selama mengajar kalian. Semoga kelulusan ini bisa menjadi jalan kelapangan kalian dalam menuntut ilmu di jenjang berikutnya, dan semoga senantiasa mendapat pemahaman yang sempurna dari Allah SWT," pungkas beliau diiringi amien dari seluruh hadirin.