TAMBAKBERAS – Menjelang pelaksanaan Seleksi
Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, jajaran panitia bersama
struktural Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum menggelar rapat koordinasi
intensif pada Rabu 15 April 2026. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan teknis
pelaksanaan serta melakukan bedah soal ujian yang akan disuguhkan kepada calon
peserta didik.
Menyesuaikan Tantangan Zaman
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah
meninjau ulang kelayakan soal tes. Menyadari variasi kemampuan lulusan TK saat
ini yang tidak semuanya sudah mahir baca-tulis, panitia melakukan penyesuaian
agar soal tetap relevan namun terukur.
Rapat ini dipimpin oleh Bapak Samuel Wahyudi.
Dan diikuti oleh seluruh panitia SPMB. Beliau menekankan bahwa instrumen tes
harus mampu memotret kemampuan anak secara komprehensif, mencakup Aspek
Kognitif & Akademik yakni Mengenal angka dan huruf (Latin & Hijaiyah). Ada
juga Kemampuan Bahasa & Motorik (Kesiapan fisik dan komunikasi dasar). Serta
Tes Lisan seperti membaca, dan hafalan surat-surat pendek (Juz Amma).
Memetakan 'Titik Start' Siswa
Kepala Madrasah dalam sambutannya memberikan
penegasan penting mengena tes masuk di MI Bahrul Ulum.
"Tes ini bukan semata-mata untuk
menentukan lulus atau tidaknya seorang anak, melainkan untuk mengetahui di mana
start atau titik awal kemampuan anak tersebut. Dengan begitu, guru kelas 1
nantinya memiliki data awal untuk memberikan pendampingan yang tepat sesuai
kebutuhan masing-masing siswa," jelas beliau.
Inovasi Pengawasan dan Teknis Lapangan
Ada yang berbeda pada pelaksanaan SPMB tahun
ini. Jika tahun-tahun sebelumnya pengawasan ujian didominasi oleh guru
perempuan (ustazah), tahun ini panitia turut melibatkan guru kelas 1 putra
dalam proses pengawasan. Hal ini diharapkan dapat memberikan suasana baru dan
keseimbangan dalam pendampingan calon siswa saat tes berlangsung.
Selain membahas soal, rapat juga merumuskan
secara detail. Diantaranya Alur Pelaksanaan, Mulai dari kedatangan hingga
selesai tes agar tidak terjadi penumpukan. Selain itu, Lokasi Ujian. Yakni upaya
Sterilisasi ruang kelas yang akan digunakan untuk memastikan kenyamanan
peserta. Manajemen Peserta juga diperhatikan dalam rapat ini, tahun ini,
panitia mengelola sekitar 100 calon peserta didik yang telah terdaftar untuk selesi
tes masuk mendatang.
Dengan persiapan yang matang ini, MI Bahrul
Ulum berkomitmen menyambut generasi baru dengan sistem pendidikan yang humanis
dan terukur sejak hari pertama mereka melangkahkan kaki di madrasah.