Disable Preloader

MI Bahrul Ulum Tembakberas Gelar Evaluasi Dewan Guru Kelas 1 Pasca STS Ganjil, Fokus Penanganan Siswa Butuh Perhatian Khusus

MI Bahrul Ulum Tembakberas Gelar Evaluasi Dewan Guru Kelas 1 Pasca STS Ganjil, Fokus Penanganan Siswa Butuh Perhatian Khusus

Jombang, 16 Oktober 2025 – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum (MI BU) Tembakberas menggelar Rapat Evaluasi Dewan Guru Kelas 1 pasca Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil. Rapat yang dihadiri oleh seluruh dewan guru kelas 1 ini bertujuan untuk menganalisis hasil STS secara mendalam dan merumuskan langkah tindak lanjut yang terfokus bagi siswa yang memerlukan perhatian lebih.

Rapat dibuka oleh Bapak Laiq Azharuddin, S.Pd., selaku koordinator guru kelas 1 putra. Kemudian dilanjutkan dengan apresiasi dan Arahan Kepala Madrasah.

Kepala Madrasah, H. Moh. Iqbal Firdaus, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas upaya proaktif para wali kelas yang telah melakukan pendampingan individual dengan memanggil dan berdiskusi langsung bersama wali siswa. "Saya kira tindakan melakukan pendampingan terhadap siswa-siswi kepada wali murid ini, sangat baik dan layak dipertahankan sekaligus dicontoh," ujar beliau.

Kepala Madrasah menekankan fokus evaluasi pada nilai nilai yang paling banyak didapatkan siswa, dan mengidentifikasi siswa yang membutuhkan perhatian untuk ditindaklanjuti. Hal ini sejalan dengan pernyataan Bapak Laiq Azharuddin yang menyampaikan perlunya tindakan lanjutan terhadap siswa-siswi yang membutuhkan perhatian khusus.

Hasil Evaluasi dan Identifikasi Masalah 

Kelas Putri (Kelas 1E, 1F, 1G, 1H)

Dari total 47 siswa, hasilnya menunjukkan bahwa 93,6% (44 siswa) siswa putri telah mencapai skor yang aman atau di atas standar kenaikan kelas. Sisanya, sekitar 6,4% (3 siswa), membutuhkan perhatian lebih karena mendapat nilai merah atau kurang signifikan.

Kendala utama siswa yang kurang adalah pada kemampuan membaca dan menulis (literasi).

Lebih lanjut, di kelas putri ini, mata pelajaran Matematika disorot dan mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah karena hampir seluruh kelas meraih nilai sempurna, menandakan penguasaan materi yang baik.

Menanggapi ini, madrasah menghimbau wali kelas untuk menindak lanjuti dengan Diusulkan oleh pak Samuel untuk melakukan  kunjungan khusus ke rumah salah satu siswa yang bersangkutan karena kurangnya komunikasi dengan wali murid.

Kelas Putra (Kelas 1A, 1B, 1C, 1D)

Secara persentase, kelompok putra menunjukkan proporsi yang lebih besar dalam kebutuhan perhatian khusus. Dari seluruh siswa putra di 4 kelas tersebut, sekitar 10 siswa diidentifikasi memerlukan penanganan lebih.

Disampaikan dalam rapat, beberapa siswa putra dinilai masih kurang dalam kemampuan membaca (baca latin).Selain itu, beberapa siswa mengalami kesulitan untuk menuangkan pemahaman ke dalam bentuk tulisan.  Tentunya ini sangat berpengaruh di hasil yang mereka dapat di STS Ganjil kemarin. 

Di kelas putra ini Mata Pelajaran yang Disorot diantaranya adalah bahasa Arab dan Fiqih dengan nilai median seluruh kelas berada di angka 62, ini, mengindikasikan perlu adanya penindaklajutan dalam metode ajar.

Kesimpulan dan Langkah Tindak Lanjut

Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa sekitar 13 seluruh siswa dari kelas 1 putra dan putri memerlukan perhatian dan intervensi lebih lanjut.

Langkah konkret yang akan diimplementasikan untuk siswa yang membutuhkan perhatian lebih, baik dalam hal literasi maupun mata pelajaran yang disorot, adalah:

1. Dilakukannya Pendekatan Personal: Melakukan kunjungan rumah dan komunikasi intensif dengan wali murid, terutama yang tingkat komunikasinya masih pasif.

2. selanjutnya, diberikannya bimbingan Belajar Tambahan: Menjalin komunikasi intens dengan wali murid. Untuk lebih membimbing ekstra putra nya, dan mengadakan bimbingan tambahan melalui program bimbingan belajar setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) yang diberikan oleh guru-guru MI Bahrul Ulum.

Tindakan ini dilakukan, guna Memberikan perhatian ekstra pada peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan perbaikan metode ajar pada mata pelajaran yang dirasa perlu 

Sebagai penutup, Bapak Laiq Azharuddin menyampaikan akan diadakan evaluasi lanjutan sebagai persiapan menjelang Sumatif Akhir Semester mendatang.

"Semoga evaluasi ini, bisa menjadi gerbang untuk menangani anak didik kita semua nantinya," harap Bapak Laiq Azharuddin. Hasil rapat ini diharapkan menjadi pijakan bagi para guru untuk memberikan pendampingan yang lebih fokus dan efektif kepada siswa-siswi yang membutuhkan.

Share: